Masjid Jami' Al Murtadho Masjid Pengingat


kategori: Buletin Dakwah dibaca: 22 kali

Sabtu siang menuju ke arah sebelum kampus tercinta yg memiliki jargon Buku, Pesta, dan Cinta, menghantarkan saya ketika masuk waktu Dzuhur, untuk sholat di Masjid Jami' Al-Murtadho, Tanjung Barat. Masjid yg cukup besar, adem, wangi dan lengkap dengan angin cepoi2 nya.  Hal yang unik disini yang menjadi PENGINGAT PERTAMA adalah ornamen dan dekorasi dinding tepat di atas imam dan mimbar, ada miniatur Ka'bah. Ust. Zulkarnain yg menjadi Pengurus DKM turun temurun disini mengatakan bahwa hal itu akan menjadi pengingat bagi para jamaah, bahwa HAJI ITU WAJIB!!

Dalil Al Qur'an :
Surat Ali Imron Ayat 97
... ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

Artinya, “.... Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.”

Surat Al Baqarah ayat 196
وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ ۚ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah. .....”

Syarat Wajib Haji
1. Beragama Islam
2. Baligh, dewasa
3. Berakal Sehat, tidak gila
4. Merdeka, bukan budak
5. Mampu, secara fisik (sehat) dan finansial (harta)

Dalil Hadits
Hadis dari Ibnu ‘Umar menegaskan bahwa haji merupakan salah satu rukun Islam, sehingga wajib bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya. Nabi Muhammad SAW bersabda:

بُنِىَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَالْحَجِّ ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berhaji, dan berpuasa di bulan Ramadhan.”
(HR. Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16)

PENGINGAT KEDUA setelah ucapan salam ke sebelah kiri, kita disajikan pemandangan Makam / Kuburan keluarga/ masyarakat setempat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ
“Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan” (HR. An Nasai no. 1824, Tirmidzi no. 2307 dan Ibnu Majah no. 4258 dan Ahmad 2: 292)

Belia, muda, maupun tua tidak ada yang tahu, mereka pun bisa merasakan kematian. Kita pun tahu, kita tidak tahu kapan maut menjemput kita. Entah besok, entah lusa, entah kapan. Namun pemandangan pekuburan tersebut yg menurut tetua masjid tidak boleh ditutup itu, bisa cukup sebagai pengingat.

Sungguh kematian dari orang sekeliling kita banyak menyadarkan kita. Oleh karenanya, kita diperingatkan untuk banyak-banyak mengingat mati.

PENGINGAT KETIGA, saat menoleh ke kanan, di salam pertama kita melihat banyak mobil parkir, ibarat DUNIA. Dunia akan kita tinggalkan di belakang, namun perlu KITA ISI dengan hal bermanfaat untuk AKHIRAT kita. Dunia hanya sebagai lahan mencari bekal. Alam akhiratlah tempat akhir kita.

Di masjid ini tertera banyak kegiatan bermanfaat buat akhirat:
- Majelis Taklim Ahad Ba'da Subuh
- Majelis Taklim Ibu2
- Majelis Taklim Bapak2
- Majelis Taklim Bisa Baca Al-Qur'an
- Taman Pendidikan Qur'an untuk anak2
- Gerakan Infaq Beras
- Kegiatan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat, Infaq, Shodaqoh

berita terkait

1. Arab Pra Islam
2. Mekah Ka'bah dan Quraisy
3. Muhammad Dari Kelahiran - Perkawinannya
4. Perbuatan-perbuatan Quraisy Yang Keji
5. Ikrar 'Aqaba
6. Hakikat Cinta
7. Bila Selalu Mengingat Mati
8. Apakah AI-Quran itu dan Siapakah Muhammad itu?
9. Islam dan llmu Pengetahuan
10. Kehidupan Nabi Ibrahim
11. Barokah Sholat Khusyu
12. 5 (lima) S
Solusi untuk yang masih bingung

Anda ingin punya Website sendiri?